Lewati ke konten utama

FAQ

Frequently Asked Questions

Direkomendasikan

Jawaban atas pertanyaan umum tentang pembuatan dan pengelolaan template backup Custy.

Commandcusty backup

Category

Backup

Quick Command

custy backup all

faqbackuptemplates

Ringkasan​

Halaman ini menjawab pertanyaan umum tentang command backup dan posisinya dalam workflow Custy.


Apa yang sebenarnya di-backup?

Command membuat timestamped copy dari template resources yang dikelola Custy, terutama commit dan tag message templates. Command tidak mem-backup seluruh proyek atau Git repository.


Apakah backup mengubah riwayat Git?

Tidak. Command hanya membuat file tambahan di configured backup directories. Command tidak membuat commit, tag, melakukan push, atau mengubah riwayat repository. Generated files tetap berada dalam kendali Anda.


Apakah backup perlu dijalankan sebelum mengedit templates?

Ya. Backup mempertahankan versi sebelumnya dan memberi recovery point jika perubahan perlu dibatalkan. Walaupun opsional, ini adalah workflow yang direkomendasikan.


Mengapa filename menggunakan timestamp?

Timestamped filenames memungkinkan beberapa versi template tersedia bersamaan. Custy mempertahankan revisi lama sambil menerapkan configured retention policy.


Apa yang terjadi jika template file tidak tersedia?

Custy melewati operasi tersebut dengan aman dan tidak membuat file kosong. Bergantung pada subcommand, operasi lain masih dapat berhasil.


Apakah lokasi backup dapat diubah?

Ya. Lokasi ditentukan melalui project configuration dan dapat disesuaikan dengan layout proyek.


Apakah Custy otomatis menghapus backup lama?

Ya. Custy mengelola riwayat sesuai configured retention policy. Backup lama dapat dihapus setelah backup baru dibuat.


Apakah backup dapat menjadi bagian dari workflow?

Ya. Operasi dapat dijalankan langsung melalui command backup atau menjadi workflow stage dalam pipeline Custy. Dokumentasi Run menjelaskan kombinasi workflow stages tersebut.



Selesai

Anda telah menyelesaikan dokumentasi command custy backup. Lanjutkan ke command berikutnya untuk memahami hubungan backup dengan validation, init, versioning, changelog, dan release workflow.