Credential FAQ
Credential FAQ
Pahami apa yang disimpan Custy, kapan fallback aktif, dan apa yang tetap dikelola Git.
custy configure credentialsCategory
Quick Command
custy configure credentials [COMMAND]Apakah Custy Menggantikan Git Credential Manager?​
Tidak. Native Git helpers berjalan lebih dulu. Dengan recommended container-only boundary, local execution tidak mengaktifkan managed fallback Custy.
Apakah Custy Menyimpan PAT di config.toml?​
Tidak. TOML hanya menyimpan policy dan source metadata. PAT tetap berada di external protected file atau runtime environment variable.
Mengapa Git Masih Meminta Username dan Password?​
Tidak ada usable token source, remote tidak eligible, atau native Git belum berhasil.
Interactive prompt tetap menjadi final option saat interactive_fallback = true.
Untuk HTTPS remote, masukkan provider username dan PAT ketika Git menampilkan
Password; jangan masukkan account password.
Apa Arti Credential Bind Mount?​
-v "%LOCALAPPDATA%\Custy\credentials:/run/secrets/custy" memetakan persistent
Windows directory di sebelah kiri ke container directory di sebelah kanan. Contohnya,
%LOCALAPPDATA%\Custy\credentials\github.token dan /run/secrets/custy/github.token
adalah mounted file yang sama selama container berjalan.
Mengapa Token Hilang Setelah Container Berhenti?​
Tanpa credential bind mount, file mode menulis /run/secrets/custy/github.token hanya
ke disposable container filesystem. --rm menghapus filesystem tersebut saat
container selesai. Mount external host directory ketika menjalankan set, lalu
gunakan mount yang sama saat status, test, atau push memerlukan token.
Mengapa Provider Enabled tetapi Token File Missing?​
Enabled melaporkan persistent policy dari .config/custy/config.toml milik project.
Token file melaporkan apakah current process dapat mengakses dan memvalidasi
external file. Karena itu container dapat menampilkan yes dan missing ketika
project configuration di-mount tetapi credential directory tidak.
Mengapa Environment Missing Saat Token File Valid?​
File dan environment adalah alternative sources. Environment: missing hanya berarti
named variable seperti CUSTY_GITHUB_TOKEN tidak diberikan ke process ini. Valid
token file dengan priority lebih tinggi sudah cukup.
Mengapa File Setup Memerlukan docker run -it?​
-i mempertahankan input dan -t menyediakan terminal yang dapat menyembunyikan PAT
dengan aman. Custy menolak non-interactive hidden-token prompt daripada mengizinkan
Python menampilkan secret. Environment-backed setup tidak meminta token value melalui
prompt.
Apakah Manual Prompt Menyimpan Credentials?​
Tidak. Jalankan Docker dengan -it, jangan berikan managed token source, lalu jawab
Git username dan PAT prompts. Disposable --rm container biasanya meminta kembali
pada run berikutnya dan dapat meminta secara terpisah untuk setiap provider. Gunakan
protected file, environment variable, native credential helper, atau SSH untuk
menghindari repetitive input.
Username Apa yang Digunakan?​
Generated managed-fallback defaults adalah x-access-token untuk GitHub dan oauth2
untuk GitLab. Pada native manual prompt, account username juga dapat dipakai jika
provider mengizinkannya. Username bukan secret; PAT yang diberikan sebagai HTTPS
password adalah secret.
Apakah Custy Mendukung SSH?​
Custy mendukung proyek dengan SSH remote, tetapi authentication tetap native. Custy tidak membuat, menyimpan, menyalin, atau me-mount SSH private key.
Dapatkah Dry-Run Menguji Token?​
Tidak. Dry-run sengaja mencegah credential reads dan remote contact. Jalankan normal
read-only test command ketika network verification disetujui.
Apakah remove Menghapus File?​
Tidak secara default. remove menonaktifkan provider dan mempertahankan external
file. Tambahkan --delete-file untuk explicit deletion.